Tiga Cara Tertentu Gereja dapat Menjadi Tempat Perlindungan pada Zaman Virus Corona

Lyman Stone adalah seorang ahli yang menarik untuk didengarkan di masa yang penuh gejolak ini, suatu gejolak yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam kehidupan kita. Beliau adalah Kepala Kantor Informasi Demografi Intelijen, sebuah perusahaan konsultan populasi. Beliau dan keluarganya tinggal di Hong Kong, melayani sebagai misionaris di Gereja Lutheran - Sinode Hong Kong dan merupakan penulis lembaran panduan untuk gereja-gereja tentang cara menangani penyakit menular.


Krisis Kepemimpinan, Kepemimpinan Kristen, dan Epidemi Virus Corona

Ini adalah bagian dari seri kepemimpinan Kristen dalam masa krisis untuk membantu para pemimpin menavigasi pandemi.


Bagaimana Saya Berhenti Mengeluh?

Dalam kitab Yesaya, Allah telah mengatakan tidak terhadap hal-hal tertentu yang diinginkan umat-Nya. Mereka diperintahkan untuk tidak menyembah ilah-ilah yang lain. Mereka kurang lebih telah memenuhinya, tetapi penyembahan di Bait Suci mereka menjadi kosong dan tidak berarti — ritual belaka. Allah telah memberi tahu mereka bahwa ibadah mereka tidak boleh seperti ini;


Saat Pandemi Menimpa Kaum Miskin, Kebutuhan Mendesak Gereja Global

Ketika saya berusia 20 tahun, saat saya melayani bersama Youth With A Mission (YWAM) di daerah miskin dari sebuah kota besar di Asia, saya dekat dengan sebuah keluarga Kristen yang tinggal di dekat markas kami. Teman-teman terkasih ini masih tinggal di lingkungan yang sama, dan kami masih berkomunikasi selama 35 tahun.


10 Panduan Pendampingan Pastoral Selama Wabah Virus Corona

Para pejabat berdebat tentang apakah Virus Corona yang baru telah mencapai tingkat pandemi, karena wabah terus menyebar secara global. Sementara itu, para pemimpin agama masih harus memperhatikan orang-orang – banyak dari mereka yang merasakan kecemasan yang meningkat menjadi kepanikan. Bagaimana para pelayan, pendeta, penasihat, dan pendidik dapat mendampingi orang-orang melewati lembah kegelisahan, ketakutan, dan kematian ini? Berikut adalah 10 panduan singkat.


Perjamuan Kudus Daring Masih Dapat Menjadi Sesuatu yang Sakramental

Roti dan cawan yang dibagikan melalui Zoom untuk Anda. Bisakah para hamba Tuhan memberkati Meja Perjamuan Tuhan melalui aplikasi Zoom? Pandemi global memberikan konteks yang sama sekali baru bagi pertanyaan yang belum teruji secara teologis dan -- untuk beberapa dari kita -- sebagai sesuatu yang tidak terpikirkan ini. Mungkin sudah waktunya kita mempertimbangkan apa yang selama ini kita maksud dengan “kehadiran.”


Merayakan Paskah Tanpa Pergi ke Gereja

Pandemik ini telah menggagalkan ibadah kita. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengeluarkan rekomendasi resmi bahwa pertemuan publik ditunda atau dibatalkan selama delapan minggu ke depan. Untuk organisasi yang melayani populasi berisiko tinggi, batasnya adalah 10 orang, meskipun sebagian besar gereja bahkan tidak melakukannya. Ibadah Paskah (12 April), seperti yang kita tahu, resmi dibatalkan. Awalnya, banyak pendeta mungkin mengira bahwa berkhotbah di depan kamera, bukannya di depan jemaat, tidak akan berlangsung untuk waktu yang lama.


Melayani Pekerja Kesehatan di Tengah Pandemi

Salah satu kelompok yang menjadi sorotan selama masa krisis ini adalah petugas kesehatan. Sementara petugas layanan kesehatan selalu memiliki peran penting untuk dijalankan dalam melayani komunitas mereka, krisis yang kita hadapi saat ini telah membuat kita lebih sadar mengenai peran mereka, dan tantangan unik yang mereka hadapi pada saat seperti ini. Saya memiliki hak istimewa untuk melayani secara purna waktu orang-orang yang berprofesi di dunia kesehatan selama 18 tahun terakhir. Namun, saya belum pernah mengalami hal ini sebelumnya!


10 Cara untuk Menjalani Hidup dengan Baik dalam Karantina

Di Italia, kami berada di tengah-tengah eksperimen sosial yang menarik: jutaan orang berada dalam lockdown selama beberapa hari atau minggu tanpa batas, mungkin berbulan-bulan. Bagi sebagian orang, ini akan menjadi kesempatan untuk merenung. Bagi yang lain, kecemasan akan mendominasi. Bagi yang lain, ketegangan akan meningkat karena mereka berbagi ruang yang terbatas.


Virus Corona Dapat Mematikan Kekristenan Konsumen

Salah satu efek positif potensial COVID-19 pada agama Kristen adalah bahwa epidemi tersebut kemungkinan besar akan mematikan kekristenan konsumen, setidaknya dalam jangka pendek. Dan, walaupun ada banyak yang harus diratapi tentang bagaimana krisis ini menghancurkan kehidupan, ekonomi, dan mengungkap semua rencana dunia dengan cara yang sangat cepat, serangan virus pada Kekristenan yang nyaman bisa menjadi sesuatu yang kita rayakan pada akhirnya. Berikut adalah tiga cara COVID-19 mematikan Kekristenan konsumen.


10 Cara Mudah untuk Menginjili Selama Masa Pandemi

Beberapa hari yang lalu saya mendengar seorang teman berkata, "Injil tidak dapat dikarantina." Saya bersyukur bahwa ia benar. Orang-orang di seluruh dunia sedang menghadapi ketakutan, isolasi, dan kehilangan arah hidup. Banyak orang menghadapi masalah kesehatan dan keuangan yang terkadang dapat membawa masalah rohani ke permukaan. Orang-orang cenderung terbuka kepada Kristus ketika menghadapi masa sukar dan transisi. Krisis virus corona termasuk ke dalam kedua kategori tersebut.


Apakah Pandemi itu adalah Hukuman?

Virus Corona adalah yang paling banyak dibicarakan dalam diskusi publik akhir-akhir ini. Tentu saja ada beberapa kelemahannya. Kita bisa menjadi terpaku pada hal itu dan nyaris tidak memikirkan hal lain. Ada juga manfaatnya. Orang-orang berpikir secara komprehensif tentang hal itu. Dan, sebagai hasilnya, orang-orang memiliki beberapa pertanyaan bagus.


Mereka yang Melawan Stigma dan Berusaha Sembuh dari COVID-19

Pada 2 Maret 2020, pemerintah mengumumkan dua warga Indonesia tertular coronavirus jenis baru atau Covid-19. Salah satu dari dua orang tersebut adalah Sita Tyasutami. Sita mengatakan, bersama ibu dan menyusul kakaknya, mereka kemudian menjalani perawatan intensif di ruang isolasi Rumah Sakit Penyakit dan Infeksi (RSPI) Sulanti Saroso, Jakarta Utara. Ia berkisah, gejala yang dialaminya adalah kesulitan menarik napas panjang. Saat menarik napas, Sita merasa, ada bunyi dari paru-parunya. Dari hasil pemeriksaan, diketahui bunyi itu timbul karena kondisi di dalam paru-paru yang terkandung cairan. Kala itu, Sita pun merasa kondisi kesehatannya menurun.


5 Pandangan Pemimpin Kristen tentang Virus Corona dan Akhir Zaman

Apakah pandemi corona merupakan sebuah tanda Akhir Zaman? Apa yang sedang dikatakan Allah kepada kita? Bagaimana seharusnya orang Kristen bereaksi terhadap penyebaran virus dan krisis ekonomi di seluruh dunia? Berikut adalah apa yang dikatakan lima pemimpin Kristen terkemuka dalam beberapa minggu terakhir tentang korelasi antara Virus Corona, Akhir Zaman, dan Firman Tuhan.


5 Cara Untuk Menjadikan Ibadah Paskah Daring Anda Memiliki Dampak Yang Besar

Gereja-gereja di seluruh bangsa dan luar negeri telah menanggapi larangan COVID-19 yang semakin ketat dengan fleksibilitas dan kreativitas yang mengagumkan. Berita-berita tentang doa dan ibadah dalam-kendaraan (drive-in worship), ibadah streaming secara daring, dan video chat untuk kelompok studi Alkitab terus bermunculan dalam jumlah yang besar di seluruh AS (Red.: dan di Indonesia juga).


Delapan Kiat Awal untuk Memproduksi Konten Digital Selama Krisis Saat Ini

Karena gereja telah beralih sepenuhnya ke dunia digital di tengah-tengah krisis global ini, sekarang ada lebih banyak pemimpin yang menghasilkan konten digital daripada sebelumnya. Pemeriksaan cepat...


10 Strategi Untuk Pembelajaran Online Selama Wabah Virus Korona

Saat Virus Corona COVID-19 terus menyebar, sekolah-sekolah di seluruh dunia bergeser ke pembelajaran daring dalam upaya untuk memperlambat penyebaran penyakit tersebut...


Keberanian Apa yang Mungkin Dilepaskan karena Wabah Corona?

Dengan merebaknya kasus virus corona di luar Cina, banyak orang percaya di seluruh Amerika Serikat bertanya-tanya bagaimana cara untuk menanggapi kegelisahan yang semakin bertambah. Apa yang Allah ingin untuk kita lakukan dalam menghadapi suatu krisis kesehatan internasional yang sedang berkembang? Haruskah gereja kita menutup pintu-pintu mereka karena takut menyebarkan penyakit? Haruskah saya mengantar anak saya ke sekolah? Membatalkan rencana bepergian? Bagaimana kita seharusnya menolong dunia yang panik?


Haruskah Orang Kristen Khawatir Tentang Virus Corona?

Dengan merebaknya kasus virus corona di luar Cina, banyak orang percaya di seluruh Amerika Serikat bertanya-tanya bagaimana cara untuk menanggapi kegelisahan yang semakin bertambah. Apa yang Allah ingin untuk kita lakukan dalam menghadapi suatu krisis kesehatan internasional yang sedang berkembang? Haruskah gereja kita menutup pintu-pintu mereka karena takut menyebarkan penyakit? Haruskah saya mengantar anak saya ke sekolah? Membatalkan rencana bepergian? Bagaimana kita seharusnya menolong dunia yang panik?


Para Saksi Lutheran

Masih banyak orang percaya yang tidak tahu harus berbuat apa di tengah wabah seperti saat ini. Temukan respon orang percaya yang benar dan alkitabiah di tengah masa-masa sukar ini dalam surat Martin Luther berikut.